GAC Aion Y Plus Akan Mengaspal di Indonesia Juni 2024

Posted on

GAC Aion Y Plus siap meluncur di Indonesia akhir Juni mendatang. Isu kehadirannya semakin hangat di berbagai media sosial. PT Indomobil Energi Baru yang menaungi kerjasama dengan produsen mobil listrik asal Tiongkok, yakni GAC Aion New Energy Automobile Co., Ltd. Upaya kerjasama ini untuk membentuk ekosistem kendaraan berbasis listrik yang lengkap.

GAC Aion Y Plus Akan Mengaspal di Indonesia Juni 2024
Facebook AION Y Plus EV THAILAND

GAC Aion Y Plus, Mobil Listrik Small MPV Crossover

Mobil dengan unit dua baris dan berkapasitas 5 penumpang ini akan menyapa masyarakat Indonesia, sebulan sebelum pameran GIIAS 2024. Potensi kehadiran GAC Moto ditandai dengan GAC Emkoo yang dites di tanah air.

Kemudian juga ditandai dengan penandatanganan kerjasama antara PT Indomobil Energi Baru dan GAC Group April 2024 yang lalu. Kerja sama ini memungkinkan kegiatan perakitan, penjualan hingga pengembangan pada produk GAC Aion di tanah air.

Andry Ciu selaku CEO dari PT Indomobil Energi Baru menyatakan bahwa produksi akan segera dimulai secara bertahap. Tidak hanya di Indonesia, namun pabrik GAC Aion juga akan memenuhi permintaan ekspor ke mancanegara. Bentuk kesiapan terhadap dukungan GAC Aion ini adalah road test GAC Aion Y Plus ke beberapa titik destinasi di tanah air.

Hadir di Pasar Thailand

Sejauh ini, GAC Aion sudah membangun pabrik di Thailand dan menjajaki pasar ASEAN. Salah satu mobil listrik yang sudah menyapa konsumen Thailand adalah Aion Y Plus.

Kemungkinan besar spesifikasinya sama dengan yang akan dijual di tanah air. Hal ini karena masih didatangkan secara Completely Built Up (CBU). Mobil ini tampil futuristik dengan desain modern di BIMS 2024, IMPACT Muang Thong Thani di Bangkok, Thailand.

Kisaran Harga mobil ini di Thailand sekitar Rp 200 juta hingga Rp 400 juta. Untuk pilihan warna tersedia hitam, putih, biru, kuning, silver dan abu-abu.

Dimensi dan Performa

Jika melihat dari dimensinya, GAC Aion Y Plus ini lebih pas masuk kelas Small MPV Crossover. Sebab, memiliki body dengan panjang 4.535 mm, lebar 1.870 dan tingginya 1.650 mm. Sedangkan untuk wheel basenya adalah 2.750 mm. Ruang kabin yang lega ini menjadi salah satu keunggulannya.

Untuk pasar Thailand sendiri, mobil ini hadir dalam dua varian, yakni 550 Ultra dan 490 Elite. Tenaga yang dihasilkan adalah 150 kW dan 225 Nm.

Kemudian menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) 63,2 kWh. Kapasitas baterai ini memungkinkan mobil dapat menempuh jarak hingga 490 km (NEDC).

Kemudian model 550 Ultra dilengkapi dengan paket baterai sebesar 68,2 kWh yang dapat digunakan untuk menempuh jarak 550 km (NEDC). Untuk kecepatan tertingginya dibatasi 150 kpj dan akselerasinya 8,5-9 detik (0-100 kpj).

Interior dan Eksterior

Interior mobil menggunakan dual-tone silver dan hitam. Material terasa mewah dengan soft touch. Setirnya menggunakan logo GAC seperti di bagian eksterior depan, lalu lengkap dengan tombol akses cepat ke bagian head unit.

Interiornya tersedia 10,25 inch LCD instrument cluster, keyless entry, 14,6 inch touchscreen display dan 6 speakers. Selain itu terdapat Electronic Pedals, automatic AC, audio & video system, dan masih banyak lagi.

Logo GAC dengan aksen warna biru membuat wajah depan semakin eksklusif. Ditambah dengan gril tertutup dan fitur kamera 360 di bawahnya yang tersusun rapi.

Sedangkan untuk fitur eksterior terdapat padapower adjustable side mirrors, heated side mirrors, electric hidden door handles dan front rain sensing wipers. Kemudian side mirror w/turn signal indicators dan LED Headlight dengan rear fog light serta DRL. Tidak ketinggalan fitur keselamatan berupa ABS, ESP, TCS, 360 HD view camera system, rear parking sensors, cruise control dan yang lainnya.

GAC Aion Y Plus Rival MG ZS EV

Mobil listrik kelas crossover ini akan menjadi pesaing  MG ZS EV. Perbandingan dari segi dimensi, untuk MG ZS EV 2024 adalah 4323 mm x 1809 mm x 1649 mm dan ground clearance 161 mm.

Tenaga yang dihasilkan 177 Hp dengan torsi 280 Nm dan kapasitas baterainya 50.3 kWh.  Sama-sama SUV 5 seater, namun harga mobil ini berkisar Rp 450 jutaan. Performa kedua mobil ini hampir sama dan jika dibandingkan dengan Aion Y Plus di Thailand, harganya lebih mahal MG ZS EV.

Pangsa pasar GAC Aion Y Plus di pasar global terus mengalami perkembangan dan kenaikan. Harapannya untuk kedepan, pusat manufaktur GAC Aion di Indonesia prospek dan cerah. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan domestik maupun ekspor. Hal ini tentu juga dapat memperkuat posisi Indonesia yang menjadi pusat produksi kendaraan listrik, terutama di wilayah Asia Tenggara.